Tampilkan postingan dengan label A.Mutmainna_1111040187. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label A.Mutmainna_1111040187. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Maret 2012

A. Mutmainna_Tugas III


Mengamankan Tubuh dari Kegemukan
          Makanan dibutuhkan sebagai pemberi energi dan zat gizi sehingga tubuh dapat bekerja dengan baik. Namun, meskipun dibutuhkan, konsumsi makanan yang dianjurkan bukanlah dalam jumlah banyak, melainkan cukup dan seimbang. Konsumsi makanan dalam jumlah berlebihan berpotensi mengakibatkan kegemukan. Bagaimana mengamankan tubuh dari kegemukan? Untuk menghindari hal tersebut, dianjurkan melakukan diet. Diet sehat ternyata juga mendatangkan sejumlah keuntungan yang dapat memperbaiki kualitas hidup, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
            Keuntungan jangka pendek berdiet sehat adalah membantu menjaga bentuk tubuh, memberi energi untuk melakukan pekerjaan sehari-hari, membantu konsentrasi, memiliki daya ingat yang baik dan ‘mood’ yang stabil, mendukung sistem kekebalan penyakit dan membantu pemulihan lebih cepat dalam proses penyembuhan, serta melancarkan pencernaan. Adapaun keuntungan jangka panjangnya adalah mengurangi risiko terkena obesitas, diabetes militus, berbagai macam kanker, penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi, katarak dan osteoporosis. Hal terpenting adalah pola makan yang sehat akan menjaga kondisi seseorang untuk tetap fit hingga usia lanjut.
            Makanan dapat diibaratkan sebagai bahan bakar bagi tubuh. Dengan demikian, mendapat campuran bahan bakar yang tepat juga akan membantu untuk selalu tampil prima. Selain dari asupan makanan yang sehat dan bergizi sebagian orang mengonsumsi produk penurun berat badan untuk mengoptimalkan proses pencapaian berat badan yang ideal. Hal ini boleh saja, asalkan memilih produk yang komposisi kandungan bahannya aman dan benar-benar terpercaya. Misalnya, yang telah menjalani uji standardisasi. Sebelum membeli produk penurun berat badan, telitilah membaca label produk untuk mengetahui kandungan bahan-bahan yang sesungguhnya.
            Sekadar gambaran, pilihlah produk yang membantu mengurangi timbunan lemak, magnesium untuk meningkatkan metabolisme glukosa dan penghancuran lemak, serta cirtimax (garnicia cambogia) yang dapat mengendalikan nafsu makan. Disamping itu, jangan lupa untuk mengimbangi proses penurunan berat badan dengan berolahraga. 

Referensi :
Ganda Sadikin, Asep (2004). Kompeten Berbahasa Indonesia. Jakarta : Grafindo Media Pratama.

Selasa, 27 Maret 2012

A.Mutmainna_1111040187_tugas 4


PENGARUH KEMACETAN TERHADAP BAHAN BAKAR

Kemacetan dialami hampir semua kota-kota besar yang terjadi karena kepadatan lalulintas yang tak terbendung dan masih banyak hal-hal lainnya yang memicu kemacetan. Semakin meningkatnya pengguna kendaraan terutama kendaraan roda empat akan memicu kemacetan.
           Tetapi hal ini masih dapat dibenahi dengan alternatif seperti membuat jalan bertingkat, jalur bawah tanah, hingga membuat jalur khusus seperti busway, tetapi alternatif itu masih belum cukup menangani kemacetan apalagi di kota-kota besar seperti jakarta yang rawan dengan kemacetan.
          Di Jakarta misalnya, kerugian terbesar akibat bahan bakar yang terbuang mencapai Rp. 10,7 triliun per tahun (jelas mantan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Iskandar Abubakar yang diungkapkan di us.detiknews.com, senin 26 maret 2012). Bahkan seorang pengendara mobil mengaku saat musim macet, bensin yang ia gunakan mencapai satu liter untuk tiga kilometer, sehingga berapa liter bahan bakar yang terbuang karena kemacetan?. Nah, pada artikel ini saya akan memberikan tips agar bensin tetap hemat. Solusinya yaitu :
1.      Injak pedal rem seperlunya saja
Manfaatkan gaya luncur mobil atau motor hinggadiperlukan untuk berhenti barulah kita injak pedal rem. Hal ini cukup membantu untuk menghemat bahan bakar
2.     Selalu waspada
Untuk menerapkan poin nomor satu di atas, mengharuskan kita untuk selalu waspada dengan kondisi di sekitar kendaraan kita agar tidak terjadi kecelakaan.
3.     Seakan naik sepeda
Saat akan melalui suatu tanjakan, sebisa mungkin tingkatkan kecepatan saat di tanjakan biarkan mobil atau motor meluncur hingga perlahan kecepatan akan berkurang, bila perlu barulah tekan gas lagi untuk menyelesaikan rute tanjakan tersebut. Dengan cara demikian, mengurangi konsumsi BBM karena mesin tidak dipaksa mendorong mobil dengan kondisi beban yang lebih berat (jalan menanjak)
4.     Kondisi kendaraan yang prima
Tekanan ban yang tepat, mesin selalu di tune-up secara berkala, menggunakan bensin dengan oktan yang sesuai dengan kebutuhan mesin, membantu menghemat konsumsi BBM
5.     Rencanakan rute perjalanan
Rencanakan rute perjalanan perlu dilakukan khususnya jika kita akan bepergian ke beberapa tempat juga menentukan jalan mana yang akan dilalui, untuk dipilih jalan mana yang tidak macet.